6 Alasan Kenapa Orang Kaya Makin Kaya dan yang Miskin Semakin Sengsara

By | September 7, 2015

Di zaman serba mahal seperti ini tidak dapat dipungkiri jika hidup seringkali terasa makin sulit. Banyak orang mengeluh jika harga kebutuhan hidup harganya makin selangit dan sulit terjangkau. Jika dibandingkan dengan hidup orang dulu, sepertinya hidup masa kini terasa lebih susah.

Tapi di sisi lain ada pula segelintir orang yang hidupnya makin kaya. Dari hari ke hari kekayaannya terus meroket. Dalam hati kita pun bertanya-tanya, kenapa yang ada orang yang dari hari ke hari makin miskin sementara ada juga yang sebaliknya? Nah untuk kamu yang punya pertanyaan sama, yuk baca ulasan di artikel Veryfund berikut ini untuk tahu jawabannya:

1. Mereka yang tiap hari makin kaya menggunakan uang untuk membeli kebutuhan dan bukan kemauan

Sebagian besar dari kita bisa jadi merasa iri dengan seluruh barang yang dimiliki oleh para orang kaya. Mulai dari mobil mewah, gadget canggih, serta properti kelas premium yang mereka punya memang tak ayal menyilaukan mata. Alhasil karena rasa iri tersebut, tanpa sadar kita yang ekonominya biasa-biasa saja ikut-ikutan membeli barang yang sama. Dengan gaji ala kadarnya kita memaksakan diri membeli aneka hal yang sesungguhnya tidak dibutuhkan. Padahal sesungguhnya jika kita tahu ada lebih banyak barang mewah lagi yang tidak dibeli oleh para orang kaya. Semua barang mereka punya adalah hasil seleksi dari keinginan yang sebenarnya. Orang kaya selalu berusaha membelanjakan uangnya secerdas mungkin. Golongan orang kaya sangat lihai memilih dan memilah mana yang menjadi kebutuhan dan kemauan.

2. Para orang kaya selalu sadar bahwa uang tidak akan ada selamanya. Maka tak heran jika mereka akan menabung untuk kebutuhan tak terkira

Budaya menabung adalah hal yang tidak pernah ditinggalkan oleh para orang kaya. Bahkan filosofi Orang Tionghoa menyebutkan bahwa bila kita ingin hidup dengan keadaan finansial yang stabil, kita harus menyisihkan 50% dari pendapatan untuk kebutuhan. Orang Tionghoa selalu percaya bahwa dengan menabung banyak maka hidupnya akan lebih stabil. Kebiasaan menabung inilah yang seringkali lengah tidak dilakukan oleh kalangan menengah ke bawah. Dengan alasan gaji kecil dan kebutuhan yang mahal kita menghalalkan untuk tidak punya tabungan. Hal inilah yang membuat orang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.

3. Tidak hanya sekedar menabung saja, mereka juga gemar berinvestasi. Dengan cara ini tak heran jika uang yang dipunya makin berlipat ganda setiap harinya

Selain menabung orang kaya juga punya cara lain untuk menambah pundi-pundi tabungan dengan melakukan investasi. Biasanya, mereka akan membeli barang yang nilai jualnya bisa berkali-kali lipat di kemudian hari. Cara ini terbukti membuat para orang kaya selalu berhasil menambah jumlah kekayaan yang mereka punya. Di sisi lain kebanyakan orang justru lupa melakukan investasi. Dengan alasan tidak punya cukup uang, ada kebutuhan hidup lebih mendesak, atau tidak mau memangkas alokasi dana untuk bersenang-senang mereka lupa memanfaatkan uang untuk berinvestasi.

4. Ketika orang pada umumnya menjalani hidup apa adanya. Para orang kaya sudah merencanakan hidup beberapa tahun ke depan

Anda punya bisnis? berarti WAJIB PUNYA WEBSITE untuk Kampanye profile usaha Anda di internet agar dikenal masyarakat Luas. Urusan website? Kunjungi ADROHOST.COM !

Apa yang orang kaya lakukan pada hidupnya mungkin tidak pernah terpikir oleh kita. Ketika kita membuat perencanaan hidup selama satu bulan ke depan, mereka justru sudah membuat rancangan 10-15 tahun mendatang. Misalnya saja jika saat ini mereka punya warung kecil maka yang ada dipikiran mereka 15 tahun ke depan warung tersebut sudah bertransformasi menjadi supermarket. Mereka para orang kaya selalu menjadi visioner dalam hidupnya. Itulah kenapa mereka selalu berusaha melakukan terbosan untuk memenuhi target hidup yang mereka punya.

5. Para orang kaya tidak hanya menggantungkan pemasukan dari satu sumber. Mereka selalu mengusahakan mencari pendapatan tambahan

Bekerja keras demi mendapatkan uang lebih banyak dari cara hidup orang kaya yang bisa kita tiru. Umumnya mereka akan selalu mencari uang dari segala sumber yang memungkinkan. Ketika mereka masih menjadi karyawan, orang seperti ini tidak segan mencari sumber tambahan dengan berjualan atau mengambil kerja sampingan. Mau jatuh bangun demi menambah uang yang dipunya adalah salah satu etos hidup yang mereka pegang.

6. Berani mengatakan “tidak” pada ajakan untuk bersenang-senang jika memang mereka tidak punya uang

Coba tanya dirimu sendiri apakah kamu adalah tipe orang yang sulit mengatakan tidak saat diajak bersenang-senang. Kamu selalu tidak bisa menahan godaan ketika teman kantor atau kuliah menghabiskan waktu di café paling fancy di kotamu. Atau bisa jadi kamu juga tak mampu mengatakan tidak saat teman mengajak menonton bioskop padahal budget entertainment-mu sudah habis. Alhasil keinginan menabung terpaksa harus dikubur karena sudah terpakai untuk hal yang sesungguhnya tak diperlukan. Hal inilah yang membuat orang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin pula. Kebanyakan dari kita tak mampu menahan diri untuk tak bersenang-senang.

Itu tadi beberapa alasan mengapa orang kaya makin kaya dan yang miskin tambah miskin. Di antara keenam hal tersebut, mana nih yang menurutmu paling benar? Jangan ragu membagikan opini di kolom comment di bawah ya!

sumber : veryfund.co

2 thoughts on “6 Alasan Kenapa Orang Kaya Makin Kaya dan yang Miskin Semakin Sengsara

  1. pojokshare

    orang kaya makin kaya karena mereka punya cukup uang untuk berinvestasi dan membuat serta mengembangkan bisnis baru.
    nah orang miskin jangankan untuk buat dan mengembangkan bisnis, buat kebutuhan sehari2 aj susah . 🙂

    Reply
  2. Satrai

    yaa..intinya niat, tekad dan semangat entah dia miskin atau kaya, sebab sederhana itu bukan miskin, “gak ada” orang kaya bayangan jadi mikin “lagi” tapi sangat banyak orang miskin “berangan-angan” jadi orang kaya, kenapa orang kaya takut miskin, kenapa orang miskin berharap jadi kaya, kaya-miskin ya sama-sama memandang masa depan, beda-nya di keadaaan

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti-Spam Quiz: