Top Secret aka The Billionaire, Kisah Inspiratif

By | October 19, 2014

Akhirnya setelah sekian lama mencari, saya berhasil mendapatkan film Top Secret a.k.a The Billionaire. Film ini sudah ditayangkan di bioskop Megablitz tanggal 30 November 2011 lalu. Film yang sangat inspiratif, nonton sekali mungkin tidak cukup. Kadang kalau lagi drop mikir bisnis yang lagi lesu, coba lihat film ini buat naikin semangat lagi, nice to meet you brow. Bagi yang belum menonton film ini, segeralah menontonnya. Film Thailand ini menceritakan kisah sukses seorang pengusaha muda bernama Top Ittipat yang diperankan oleh Pachara Chirathivat.

Top Ittipat merupakan seorang anak yang memiliki ambisi besar untuk menjadi seorang pengusaha muda dan sukses. Namun, untuk mendapatkan ambisinya tersebut, Top harus melalui berbagai hambatan dan perjalanan yang tidak mudah.

Perjalanan usahanya berawal dari keinginannya untuk mendapatkan banyak uang untuk melunasi hutang keluarganya.

Saat Top berusia 16 tahun, dia adalah seorang pencandu game online. Ia memanfaatkan hal tersebut untuk perdagangan senjata pada game yang ia mainkan. Sayangnya hal tersebut tidak berlangsung lama, sebab akun game onlinenya ditutup karena menggunakannya untuk kepentingan komersial.

Saat usia 17, ia terkena masalah nilai kemudian putus sekolah dan menjadi penjaja kacang. Inilah awal mula ia mengenal dunia bisnis yang sesungguhnya, tidak melalui dunia maya yang ada dalam game online. Disini ia mulai mempelajari mengenai kualitas produk, pelanggan, pasaran, strategi penjualan, dan banyak hal. Semua itu bisa ia dapatkan dengan mengamati sekitarnya. Ia juga tidak segan-segan bertanya pada ahlinya demi memperoleh hasil terbaik.

Saat Top berusia 18 tahun, keluarganya bangkrut dan meninggalkan hutang 40 juta Baht yang setara dengan uang milyaran rupiah di Indonesia. Hal tersebut membuatnya sedikit kalut. Namun Top tidak lantas tenggelam dalam keterpurukannya. Top justru bangkit dan berjuang untuk mencari solusi bisnis yang bisa ia lakukan. Bagian ini menurut saya bagian inti, ketika modal bahkan hampir habis dan usaha belum berjalan. Top akhirnya mampu mengubah ancaman tersebut menjadi sebuah peluang.

Di usia 19 tahun, Top berhasil menciptakan cemilan rumput laut ‘Tao Kae Noi’ yg dijual di 6.000 cabang 7-Eleven. Akhirnya Top meneruskan dan mengembangkan usahanya hingga menjadi produsen cemilan rumput laut terlaris di Thailand pada usia 26 tahun. Ia mempekerjakan 2500 orang karyawan dan mengekspor produknya ke 27 negara di dunia. Di tahun 2010 Top bahkan telah mencapai pendapatan hingga 1.500 baht (sekitar 450 milyar dalam Rupiah Indonesia), dan juga telah memiliki perkebunan rumput laut sendiri di Korea Selatan.

Nilai moral dalam kisah ini agaknya patut diterapkan oleh kita generasi muda Indonesia untuk bangkit dan membangun masa depan yang cerah. Berikut merupakan beberapa nilai yang terkandung dalam cerita film tersebut.

1. PANTANG MENYERAH
Berbagai halangan dihadapi Top ketika menempuh usahanya. Mulai dari tidak setujunya kedua orang tua Top hingga pihak-pihak yang terkait dengan bisnisnya. Top berusaha meyakinkan dan memberi pengertian pada mereka. Beberapa berhasil tapi tidak semuanya, ada pula yang gagal. Namun hal tersebut tidak mengecilkan hatinya. Ia justru bangkit dan tidak pernah menyerah.

Anda punya bisnis? berarti WAJIB PUNYA WEBSITE untuk Kampanye profile usaha Anda di internet agar dikenal masyarakat Luas. Urusan website? Kunjungi ADROHOST.COM !

2. BERANI
“Berjualan itu tidak semudah bermain game. Welcome to the real world!”. Begitulah yang disampaikan oleh ayah Top kepadanya. Dalam berbisnis banyak yang harus dilakukan dan terkadang juga ada yang harus dikorbankan. Jika Top saat itu takut dan mundur, maka bisa jadi ia tidak akan sukses seperti saat ini.

3. NIAT dan FOKUS
Top adalah orang yang tidak setengah-setengah. Ia begitu totalitas pada usahanya. Sifat tersebut yang harusnya dimiliki oleh seorang, keyakinan, fokus, dan niat yang mendasari untuk menjalankan usahanya dengan totalitas.

4. BERFIKIR KREATIF
Ketika Top hendak menjual produk yang sudah ada di pasaran, ia menawarkan hal berbeda. Kualitas dan layanan. Semua itu ia pelajari dari mengamati sekitar. Top menggunakan prinsip ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) menjadi lebih baik lagi.

5. MAU BELAJAR dan BEKERJASAMA
Keahlian Top tidak serta merta secara instan ia peroleh. Semua itu ia dapatkan seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya usaha yang ia lakukan. Top juga tidak malu, ia mau belajar dari siapapun yang dapat memberikan peran positif menjadikan ia dan usahanya lebih baik lagi.

Selain itu, Top juga banyak belajar dari partnernya. Partner juga merupakan hal yang menunjang kesuksesan kita, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendirian. Kerjasama yang baik dengan partner akan menciptakan suatu perubahan besar dibanding bekerja sendirian saja.

6. PENGALAMAN
Terjun langsung ke dunia usaha merupakan sesuatu yang mahal yang tidak di dapat dari bangku kuliah atau organisasi formal lainnya. Dari sini kita dapat memperoleh pengalaman dan dampaknya secara langsung, seperti yang didapatkan Top hingga ia meraih kesuksesannya saat ini.

7. PASSION
Bekerja dan melakukan segalanya sesuai passion. Itulah yang dilakukan Top sejak awal. Ia tidak pernah menjadi ekspektasi orang lain, ia melangkah sesuai hati nuraninya. Dengan begitu ia bisa menjalaninya dengan semangat karena ia menyukainya, Ini juga yang menjadi kunci totalitas Top dalam usahanya.

Menarik dan menginspirasi. Satu kata untuk Top yang menginspirasi : Dia tidak pernah menyerah untuk kesuksesannya, sekali menyerah maka habislah sudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti-Spam Quiz: